Pages

Showing posts with label recommendation. Show all posts
Showing posts with label recommendation. Show all posts

Monday, December 6, 2010

Due Date: Gw Suka Posternya (doang)

Minggu lalu gw dateng ke press screening film Due Date.
Filmnya sih biasa aja. Ada beberapa scene yang kocak dan konyol, tapi secara keseluruhan datar-datar aja.
Tapi gw suka banget liat poster-posternya.










Oh, anyway, gw nulis resensinya juga buat di tabloid. Nanti deh, gw taro di sini. Belom naik cetak, soalnya.

Due Date
Sutradara: Todd Phillips (The Hangover)
Pemain: Robert Downey, Jr., Zach Galifianakis, Michelle Monaghan, Jamie Foxx
Durasi: 95 menit
Produksi: Warner Bros
Skor dari gw: 6.5/10

Cek juga websitenya, duedatemovie.warnerbros.com. Ada beberapa game seru yang berkaitan sama filmnya. Kocak!

Tuesday, November 2, 2010

Song of The Day: November 2, 2010

Minggu lalu gw download albumnya Frau - "Starlit Carousel" dari Yes No Wave Music.

Pertama kali gw tau Frau dari Kick Andy yang membahas musisi-musisi indie. Di situ, Frau juga sempat memainkan hitsnya, "Mesin Penenun Hujan". Itu pertama kali gw liat perform dia dan langsung jatuh hati.

Leilani Hermiasih, mahasiswi antropologi UGM ini dikenal dengan nama Frau di panggung. Di semua lagunya, kita hanya akan dengar suara vokal dan dentingan piano. Ya, Frau memang pianis. Juga vokalis terbaik yang pernah gw dengar.

Mungkin ini lebay kali ya, tapi ini beneran, suara dia terdengar sangat jernih dari HP Nexian dan laptop Advan gw. Biasanya, kedua gadget kesayangan gw ini bobrok banget kalo soal sound. tapi begitu nyetel lagu-lagunya Frau, bener-bener jernih.

Sejak gw download album ini, music player gw cuma bolak-balik muter lagu-lagu Frau. Apalagi waktu lagi ngerjain proposal skripsi. Dari enam lagu di album debutnya ini, ada satu lagu yang paling gw suka.

Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta
di Luar Angkasa


Dalam lagu ini, Frau berduet dengan Ugoran Prasad, vokalis band Melancholic Bitch. Kalo nggak salah, lagu ini memang lagunya Melancholic Bitch. Pas gw denger versi aslinya, rasanya lebih relaxing yang versi Frau.

Walaupun di lagu ini terdengar jelas vokal yang kejar-kejaran antara Frau dan Ugoran, tapi aransemen yang smooth tapi tegas serta lirik yang "nendang" menjadi andalan di lagu ini.

Ya, gw suka banget sama liriknya.

Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta
di Luar Angkasa
(Frau feat.Ugoran Prasad) 

Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan
Di gigir yang curam dan dunia yang tertinggal, gelap membeku
Sungguh, peta melesap dan udara yang terbakar jauh

Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
Seperti takkan pernah pulang (yang menghilang) kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu
menarilah di jauh permukaan

Di rentang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
Sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan

Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
Seperti takkan pernah pulang (yang menghilang) kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu
menarilah di jauh permukaan

Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang,
karena kita, sebab kita, telah bercinta di luar angkasa



P.S: Kesekian kalinya gw denger lagu ini, gw sampe nangis :')

Tuesday, October 19, 2010

Books I'm Reading

  • Maya - Jostein Gaarder

Ini novel Jostein Gaarder kedua yang gw baca setelah Dunia Sophie. Itupun gw baca Dunia Sophie cuma buat menuhin tugas mata kuliah Filsafat Komunikasi.

Seperti biasa, Jostein Gaarder menyajikan pengetahuan filsafat dalam cara yang berbeda, yaitu digabungkan dalam alur cerita fiksi. Saat membacanya, ada dua kemungkinan respon Anda saat membacanya. Bagi Anda yang senang membaca novel dan tulisan fiksi, buku ini dapat secara diam-diam memberikan Anda perkuliahan yang menyenangkan mengenai filsafat. Tapi jika Anda suka novel tapi benci kuliah, buku ini akan "menipu" Anda. Bagaimana tidak, Anda yang awalnya kegirangan setelah dapat bacaan baru, mungkin akan melempar buku ini ke muka teman di sebelah Anda, karena ternyata Anda tengah berada dalam mata kuliah filsafat "terselubung".

FYI, respon yang kedua terjadi pada gw. Gw pikir itu novel biasa, ternyata buku pelajaran. Sh*t.

Dalam buku ini, Gaarder merangkum proses panjang kehadiran dan evolusi manusia hingga menuju pada kesadaran manusia. Proses ini dikemas dalam dialog-dialog apik para tokohnya. Tak hanya filsafat, Gaarder juga menyuntikkan ilmu science, spiritual, misteri, hingga cinta. Sounds complicated, huh? It is. For me, at least.

Tapi berhubung gw kalo baca buku suka loncat-loncat (bacanya, bukan gwnya yang loncat-loncat), jadi jangan tanya tokoh-tokoh di sini siapa aja. Gw nggak apal, beneran. Karena gw cuma baca quotes-nya yang bagus-bagus dan bikin mikir. Semua quotes yang diselipkan dalam cerita dirangkum dalam chapter Manifesto di halaman-halaman terakhir.

Ini quotes yang paling gw suka:

Ada sebuah dunia. Dari segi probabilitas, hal ini nyaris mustahil. Akan jauh lebih mungkin jika, secara kebetulan, tidak ada apa pun. Dengan begitu, setidaknya tak ada satu orang pun yang akan menanyakan mengapa tidak ada apa pun. (Gaarder, 2008: 74)

Berikut beberapa quotes lain yang ada di buku ini:


Kita melahirkan dan dilahirkan oleh sebuah jiwa yang tak kita kenal. Ketika teka-teki itu berdiri pada kedua kakinya tanpa dapat terpecahkan, itulah giliran kita. Ketika impian mencubit lengannya sendiri tanpa terbangun, itulah kita. Karena kita adalah teka-teki yang tak teterka siapa pun. Kita adalah dongeng yang terperangkap dalam khayalannya sendiri. Kita adalah apa yang terus berjalan tanpa pernah tiba pada pengertian. (Gaarder, 2008: 437)
Jika Tuhan memang ada, tidak hanya ia ulung meninggalkan jejak. Lebih dari segalanya, ia ahli menyembunyikan diri. (Gaarder, 2008: 433)
Ketika kita mati--saat adegan-adegan telah terekam dalam pita seluloid dan dekor telah dilepas dan dibakar--kita adalah arwah dalam ingatan keturunan kita. Kemudian kita adalah hantu, Sayangku, kemudian kita adalah mitos. Tetapi, kita masih bersama, kita masih merupakan masa lalu yang bersana, kita adalah masa lalu yang jauh. Di balik kubah masa lalu yang misterius, aku masih mendengar suaramu. (Gaarder, 2008: 451)

  • A First Look At Communication Theory - Em Griffin


If you really know me, you should've known that it's almost impossible if i read this book.

Temen-temen gw taunya gw cuma suka baca komik konyol kayak Kariage Kun atau Crayon Shinchan, atau baca majalah fashion. It's a whole truth, i admit. Gw juga ngaku kalo gw baca ini cuma demi tugas proposal skripsi. Aaaaaarrgggh......!!!

For God sake, gw sangat sangat sangat lemah dalam hal teori, di bidang apapun. Gw adalah mahasiswa Komunikasi Jurnalistik semester 7, tapi gw nggak tau apa itu Teori Jarum Hipodermik. Gw tau itu teori komunikasi yang dasar banget, tapi sumpah gw nggak tau itu apa.

Teori-teori yang gw hapal cuma teori yang pernah gw pake kalo presentasi. Beneran.

Nggak cuma teori, tapi gw juga lemah dalam hal grammar. Bahasa apapun, bahkan bahasa Indonesia. Mungkin karena memang grammar itu masih bagian dari teori juga kali ya. Kayaknya sifat gw yang suka seenak jidat, slengean dan nyeleneh yang jadi penyebab kenapa gw nggak mudeng sama teori-teorian.

Back to the point.

Walaupun buku ini full english, tapi dikemas dalam bahasa yang enak dan contoh-contoh kasus yang gampang dicerna. Gw paling suka karikatur dan potongan comic strip yang jadi penunjang materi di buku ini.

Gw harap buku ini akan sangat sangat sangat membantu gw yang goblok teori ini. Amin. Tolong Rere ya Allah.

Tuesday, May 25, 2010

Sini, Bajunya Aku Pakein...

Gw suka main Looklet.Looklet adalah sebuah fashion website dimana pengunjungnya bisa memadupadankan outfits dan apparelnya ke badan model yang disediakan. Ada segudang pilihan baju, aksesoris, model, sampai background dan efek gambar yang bisa dipilih. Gw main Looklet udah sekitar setahun. Sampe keranjingan. Yeah. Apalagi klo koneksi internetnya bagus.

Lewat Looklet ini, gw bisa melampiaskan ide-ide gw yang cuma bisa jadi draft gara-gara gw gak bisa masuk sekolah fashion. Ya, gw pengen jadi fashion designer. Dulu.

Sekarang, sejak jadi mahasiswa jurnalistik, gw pengen jadi fashion photographer atau fashion director. Lewat Looklet, gw bisa berlatih buat jadi keduanya.

Bukan cuma itu aja. Di Looklet, kita bisa liat banyak barang bagus.

Latest design by me. Perhatikan handbag di tangan kanan si model.

Dari semua design gw, ada dua yang paling sering dipake. Si model rambut pendek yang mukanya retro ini, sama handbag Luis Vuitton yang dia pegang. Somehow, sejak pertama gw liat handbag ini di Looklet, gw langsung jatuh hati.....

............tapi kok pas gambarnya digedein, jadi aneh ya??
Bulu-bulu di atasnya, ternyata emang bulu-bulu. Gw pikir itu frill. Kok jadi kayak ibu-ibu Yahudi yang pake mink gitu ya?

Wishlist hapus!

Buat pengguna Looklet pemula, ada dua hal yang harus diperhatikan:

1. Pastikan koneksi internet Anda lancar. Sangat lancar. Jika tidak, Anda akan mengalami hal yang saya alami sekarang. Empat kali mesti refresh halaman gara-gara koneksinya keputus mulu. Mungkin karena Looklet pake gambar yang formatnya flash, jadi butuh koneksi yang lancar banget buat bisa menampilkan dan menyimpan design.
2. Pastikan di belakang Anda tembok. Jangan ada yang melihat layar monitor Anda saat Anda meng-klik menu "Create New Look". Jangan sampai orang di belakang Anda mengira Anda sedang membuka situs porno. Inti dari Looklet ialah memakaikan pakaian kepada model. Kalo bajunya belom dipake, berarti...